TRADISI NYEPUT/BERAGAM
Hay teman-teman semuaa, assalamuallaikumwarrahmatullahiwabarokatuh.. Kembali lagi di blok saya kali ini saya sedikit akan menceritakam kembali perjalanan ke 2 menelusuri tempat naskah kuno tersebut yang bertepat di dusun senjajak,desa samik bangkol, kecamatan gangga,kabupaten lombok utara,bersama teman-teman kampus , namun kali ini kita disini ingin tahu soal nyeput, sebenarnya dalam blok ini saya akan menceritakan pengalaman tentang nyeput atau bisa juga disebut beragam disini saya akan menjelaskan terlbih dahulu apa itu nyeput,nyeput merupakan kegiatan memilih salah satu helai daun lontar yang bertuliskan aksara kawi dimana isinya bercerita tentang kerajaan masa dulu.
Lanjut cerira, Setelah kita sampai ditempat tujuan pada malam hari, malam itu juga kita pergi menuju kediaman bapak Nursamfatahul Bayan utuk menanyakan perihal nyeput, setelah kita bertemu dengan beliau beliau ,menjelaskan terlebih dahulu tentang naskah kuno yang akan dilakukan ritual nyeput tersebut. Setelah beliau membacakan naskah kuno tersebut beliau mempersilahkan kita untuk melakukan ritual nyeput, tetapi kita tidak ada satupun yang mau melakukan nyeput itu disebabkan karena ketidaksiapan dan takut akan dibacakan ramalan dalam hidup kita yang akan dateng.Naah disini kami hanya di ramal dengan menggunakan nama kami disini semua diramal/arti dari menggunakan nama bukan mencabut salah satu daun lontar yang bertuliskan bahasa kawi tersebut, dan disini kami bergantian nama kita diartikan dan selanjutnya giliran saya disini arti nama saya MILA elfira saya orangnya selow atau santai kalok ingin sesuatu harus itu/terwujud,dan soal jodoh disini sudah dekat, tapi itu kembali kepada kita ini hanyalah artian semata ya teman-teman tetap allah swt yg maha tau segalanya, jdi hanya itu sih yang kita dapat dari pengalaman ke 2 kita kali ini, trimakasih sudah sempat membaca blog ini semogaa ada manfaat yaa tentang apa itu nyeput, mohon maaf kurang lebihnya yaa teman-teman trmksi 🙂 wassalamuallaikumwarohmatullahiwabarakatuh...
Naskah kuno/takepan Lombok
Kamis, 14 November 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
Milaelfira.naskah kuno/takepan di lombok
MENGETAHUI TENTANG NASKAH KUNO ATAU TAKEPAN
Assalamuallaikum wr.wb .. hay teman-teman semua, perkenalkan nama saya mila elfira , biasanya dipanggil mila, lahir dipengemos,desa nyerot,kec.jonggat kab.Lombok tengah.Pada tagal 07 juni 1998 , dan sekarang saya sedang menempuh pendidikan di Universitas Mataram.saya mengambil jurusan Bahasa Dan Seni ,diprogram studi bahasa dan sastra Indonesia. Dan disini saya sedang di perjalanan semester lima,hehehe.. Dan pada kesempatan yang baik ini saya akan menyampaikan atau berbagi cerita tentang pengalaman saya bersama teman-teman saya,pada saat menulusuri naskah kuno atau takepan tepatnya di dusun sejanjak,desa sambik bangkol,kecamatan Gangga , kabupaten Lombok utara.
Selasa 23 oktober 2019 saya beserta teman-teman saya memulai perjalanan ke desa tersebut tepat pukul 04:00 dan sampai tujuan pada pukul 06:15 disini saya dan teman-teman tidak langsung kelokasi karena kebetulan didesa tersebut sedang ada acara zikiran orang meninggal. Jadi saya dan teman-teman beristirahat sejanak dirumah teman kami yang tidak jauh dari tujuan kami tersebut.
Singkat cerita pada pukul 08:50 kita langsung menuju lokasi yaitu rumah bapak Nurshampatul bayan atau biasa di panggil puq cim,beliau berumur 50thn lahir pada tahun 1969 didesa tersebut beliulah yang masih menyimpan naskah kuno atau takepan tersebut, saat kami sampai dirumahnya kami diterima dengan sangat baik oleh beliau dan keluarganya, setelah kami dipersilakan duduk beliau langsung memperlihatkan naskah kuno/Takepan yang diukir di atas rotan menggunakan kapak saya dan teman-teman saya kebingungan sebab rotan yang begitu kecil dan tipis bisa ditulis menggunakan kapak yang berukuran cukup besar dan bapak nursh atau biasa di panggil puq cim menjelaskan dan memperagakan cara penulisannya. Takepan yang diukir diatas rotan dan ada juga yang sudah disalin kedalam naskah/dibukukan setelah itu beliau langsung menyebutkan naskah kuno apa saja yang beliau ketahui, beriku naskah kuno yang beliau ketahui:
1. Takepan/Babad/Doyan Mangan
2.Takepan Prudaksine
3.Takepan Bayan Alif
4. Takepan Indar Jaye
Setelah beliau menjelaskan semua tentang naskah kuno tersebut beliau mempersilahkan minuman yang beliau sediakan sambil bercanda” dan menanyai asal kami .kami sangat berterimakasi kepada bapak nurshampatul bayan karna sudah meluangkan waktu untuk member saya dan teman-teman sya informasi tentang naskah kuno tersebut. Skian yang bisa saya sampaikan teman-teman, Terimakasih dan Wasalammuallaikum wr.wb.
Assalamuallaikum wr.wb .. hay teman-teman semua, perkenalkan nama saya mila elfira , biasanya dipanggil mila, lahir dipengemos,desa nyerot,kec.jonggat kab.Lombok tengah.Pada tagal 07 juni 1998 , dan sekarang saya sedang menempuh pendidikan di Universitas Mataram.saya mengambil jurusan Bahasa Dan Seni ,diprogram studi bahasa dan sastra Indonesia. Dan disini saya sedang di perjalanan semester lima,hehehe.. Dan pada kesempatan yang baik ini saya akan menyampaikan atau berbagi cerita tentang pengalaman saya bersama teman-teman saya,pada saat menulusuri naskah kuno atau takepan tepatnya di dusun sejanjak,desa sambik bangkol,kecamatan Gangga , kabupaten Lombok utara.
Selasa 23 oktober 2019 saya beserta teman-teman saya memulai perjalanan ke desa tersebut tepat pukul 04:00 dan sampai tujuan pada pukul 06:15 disini saya dan teman-teman tidak langsung kelokasi karena kebetulan didesa tersebut sedang ada acara zikiran orang meninggal. Jadi saya dan teman-teman beristirahat sejanak dirumah teman kami yang tidak jauh dari tujuan kami tersebut.
Singkat cerita pada pukul 08:50 kita langsung menuju lokasi yaitu rumah bapak Nurshampatul bayan atau biasa di panggil puq cim,beliau berumur 50thn lahir pada tahun 1969 didesa tersebut beliulah yang masih menyimpan naskah kuno atau takepan tersebut, saat kami sampai dirumahnya kami diterima dengan sangat baik oleh beliau dan keluarganya, setelah kami dipersilakan duduk beliau langsung memperlihatkan naskah kuno/Takepan yang diukir di atas rotan menggunakan kapak saya dan teman-teman saya kebingungan sebab rotan yang begitu kecil dan tipis bisa ditulis menggunakan kapak yang berukuran cukup besar dan bapak nursh atau biasa di panggil puq cim menjelaskan dan memperagakan cara penulisannya. Takepan yang diukir diatas rotan dan ada juga yang sudah disalin kedalam naskah/dibukukan setelah itu beliau langsung menyebutkan naskah kuno apa saja yang beliau ketahui, beriku naskah kuno yang beliau ketahui:
1. Takepan/Babad/Doyan Mangan
2.Takepan Prudaksine
3.Takepan Bayan Alif
4. Takepan Indar Jaye
Setelah beliau menjelaskan semua tentang naskah kuno tersebut beliau mempersilahkan minuman yang beliau sediakan sambil bercanda” dan menanyai asal kami .kami sangat berterimakasi kepada bapak nurshampatul bayan karna sudah meluangkan waktu untuk member saya dan teman-teman sya informasi tentang naskah kuno tersebut. Skian yang bisa saya sampaikan teman-teman, Terimakasih dan Wasalammuallaikum wr.wb.
Langganan:
Postingan (Atom)
TRADISI NYEPUT/BERAGAM Hay teman-teman semuaa, assalamuallaikumwarrahmatullahiwabarokatuh.. Kembali lagi di blok saya kali ...
-
TRADISI NYEPUT/BERAGAM Hay teman-teman semuaa, assalamuallaikumwarrahmatullahiwabarokatuh.. Kembali lagi di blok saya kali ...

